Material menjadi salah satu keputusan pertama ketika membuat nameplate stainless. Dua nameplate dengan ukuran dan desain yang sama bisa memiliki ketahanan dan biaya yang berbeda hanya karena menggunakan jenis stainless yang berbeda.
Karena itu, material sebaiknya tidak dipilih hanya berdasarkan harga.
SS 201
Stainless steel 201 banyak digunakan untuk aplikasi umum karena harganya relatif ekonomis dan tampilannya tetap menyerupai stainless pada umumnya.
Material ini cocok untuk penggunaan indoor atau lingkungan yang tidak terlalu agresif.
SS 201 dapat digunakan untuk:
- label aset,
- nameplate peralatan indoor,
- panel,
- signage kecil,
- identitas mesin yang tidak terpapar bahan kimia atau kelembapan tinggi.
Untuk penggunaan outdoor jangka panjang atau lingkungan yang mudah menyebabkan korosi, material lain biasanya lebih sesuai.
SS 304
SS 304 merupakan salah satu jenis stainless yang paling umum digunakan dalam kebutuhan industri.
Ketahanan korosinya lebih baik dibanding material stainless kelas ekonomis sehingga sering digunakan untuk:
- nameplate mesin,
- panel listrik,
- peralatan produksi,
- tangki,
- fasilitas industri,
- peralatan yang berada di area lembap.
Untuk sebagian besar aplikasi industri umum, SS 304 sudah menjadi pilihan yang cukup aman.
SS 316
SS 316 digunakan ketika lingkungan kerja membutuhkan ketahanan korosi yang lebih tinggi.
Material ini umum dipertimbangkan untuk area seperti:
- lingkungan dengan kadar garam tinggi,
- industri kimia,
- fasilitas dekat pantai,
- instalasi outdoor tertentu,
- peralatan yang sering terkena cairan atau lingkungan korosif.
Harga SS 316 biasanya lebih tinggi dibanding SS 304 sehingga penggunaannya lebih tepat ketika kondisi lingkungan memang membutuhkannya.
SS 410
SS 410 memiliki karakter yang berbeda dengan seri 304 dan 316.
Material ini bisa menjadi pilihan ekonomis untuk beberapa jenis nameplate, terutama ketika kebutuhan utama adalah identifikasi atau informasi produk dan kondisi penggunaan tidak terlalu agresif terhadap korosi.
SS 410 banyak digunakan untuk produksi nameplate dalam jumlah besar karena biaya materialnya dapat lebih rendah.
Namun penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Ketebalan juga perlu diperhatikan
Selain jenis material, ketebalan stainless ikut menentukan hasil akhir.
Nameplate kecil biasanya tidak membutuhkan material terlalu tebal. Sebaliknya, plat berukuran besar atau digunakan sebagai cover dan panel mungkin membutuhkan ketebalan lebih tinggi agar tidak mudah melengkung.
Beberapa ketebalan yang umum digunakan dalam produksi nameplate antara lain:
0,4 mm, 0,5 mm, 0,6 mm, 0,8 mm, 1 mm hingga 2 mm.
Tidak ada satu ketebalan yang cocok untuk semua pekerjaan.
Material mana yang sebaiknya dipilih?
Secara sederhana:
SS 201 cocok untuk penggunaan ekonomis dan lingkungan relatif aman.
SS 304 cocok untuk sebagian besar kebutuhan industri umum.
SS 316 cocok untuk lingkungan dengan risiko korosi lebih tinggi.
SS 410 dapat menjadi alternatif ekonomis untuk produksi tertentu dengan kondisi penggunaan yang sesuai.
Sebelum menentukan material, sebaiknya informasikan lokasi pemasangan, ukuran nameplate, ketebalan yang dibutuhkan, dan kondisi lingkungan kepada produsen.
MR D LASER melayani pembuatan nameplate stainless dengan beberapa pilihan material dan ketebalan sesuai kebutuhan produksi. Untuk kebutuhan proyek atau produksi rutin, spesifikasi dapat dikonsultasikan terlebih dahulu sebelum masuk tahap produksi.